Kisaran, – BRI Cabang Jakarta Menara BRILiaN terus mengedukasi nasabah dalam penggunaan layanan perbankan Teller Cash Recycler (TCR). Hal itu dilakukan dalam upaya memaksimalkan layanan terhadap nasabah BRI.
Pimpinan Cabang BRI Jakarta Menara BRILiaN, Marco Arief Pramudita menjelaskan, TCR BRI merupakan mesin elektronik yang tersedia di cabang BRI. Mesin tersebut membantu teller dalam mempercepat transaksi setoran dan penarikan tunai. Mesin ini digunakan teller untuk melayani nasabah, sehingga proses transaksi menjadi lebih efisien dan aman.
Mesin itu juga dapat menerima semua pecahan uang dan berfungsi untuk memproses transaksi setor dan tarik tunai dari nasabah. “TCR Menerima semua pecahan uang, tidak seperti ATM biasa, mesin ini dapat menerima uang dengan berbagai pecahan dan kondisi yang berbeda,” ungkap Marco dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 19 November 2025.
Marco menambahkan, TCR dapat digunakan untuk transaksi dengan nilai lebih besar dibandingkan ATM setor-tarik, sesuai dengan batas transaksi teller. Mesin ini membantu teller untuk memproses transaksi secara lebih cepat dan akurat, seperti menghitung uang yang disetorkan.
“Sebagai mesin yang didesain untuk meringankan tugas Teller. TCR tentu memberikan dampak positif terhadap kualitas layanan,” terangnya.
Selain mempercepat waktu tunggu Nasabah dengan teknologi pemrosesan uang secara otomatis, TCR juga mempermudah Teller dalam berinteraksi dan menjalin hubungan yang lebih baik dengan Nasabah sehingga dapat meningkatkan kualitas layanan dan peluang cross-selling/ up-selling.
“Tak hanya memudahkan nasabah, disini teller bank juga semakin terbantukan,” tegasnya.
Singkatnya, ATM setor-tarik dan TCR merupakan 2 produk yang dikembangkan untuk menjawab kebutuhan yang berbeda. Dengan mempertimbangkan efisiensi proses, kepuasan Nasabah, tren digitalisasi, dan manfaat bisnis dalam jangka panjang, pemilihan investasi yang tepat antara mesin ATM setor-tarik dan TCR harus dilakukan dengan lebih bijak dan teliti.
“TCR jelas memberikan banyak manfaat yang membantu nasabah dalam bertransaksi perbankan,” tutup Marco.(*)












