Berita  

Ajbar Ingatkan Ancaman Runtuhnya Indonesia tanpa Pancasila

Anggota Komisi IV DPR RI, Ajbar Abdul Kadir. (Foto: IG)

Kisaran, – Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Ajbar Abdul Kadir, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Sabtu, 24 Januari 2026. Dalam kesempatan tersebut, Ajbar menggelar kegiatan penguatan nilai-nilai kebangsaan bersama mahasiswa dan sivitas akademika Sekolah Tinggi Teologi (STT) Mamasa.

Dalam pertemuan yang berlangsung dialogis itu, Ajbar menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga dan merawat nilai-nilai kebangsaan di tengah tantangan zaman. Ia mengajak mahasiswa STT Mamasa untuk tidak ragu memanfaatkan keberadaannya sebagai wakil rakyat di DPR RI selama masih mengemban amanah di Komisi IV.

Baca Juga  LBH LIRA Sulsel Resmi Polisikan Ressty Aesthetic Clinic

“Saya berpesan kepada adik-adik mahasiswa STT Mamasa, selama saya masih ada di Komisi IV DPR RI, manfaatkan saya sebaik mungkin. DPR bukan hanya milik partai atau kelompok tertentu, tetapi milik seluruh rakyat,” ujar Ajbar.

Ajbar menegaskan bahwa Indonesia dapat bertahan hingga hari ini karena memiliki rumah bersama bernama Pancasila. Ia mengingatkan, tanpa fondasi ideologi yang kuat, bangsa yang besar sekalipun bisa runtuh dan terpecah belah.

“Coba kita lihat Uni Soviet, Cekoslovakia, Bosnia, hingga Yugoslavia. Negara-negara itu dulu besar dan kuat, tetapi akhirnya terpecah. Rusia yang begitu besar pun pernah runtuh. Salah satu penyebabnya karena tidak memiliki ideologi pemersatu seperti Pancasila,” katanya.

Baca Juga  Tim Gabungan Berhasil Temukan Puing Pesawat ATR 42-500 di Wilayah Bulusaraung

Menurut Ajbar, Indonesia sejatinya jauh lebih beragam dibanding negara-negara tersebut, dengan ribuan pulau, ratusan suku bangsa, bahasa, serta berbagai agama dan kepercayaan. Namun, perbedaan itu dapat disatukan karena Pancasila menjadi kesepakatan bersama seluruh elemen bangsa.

Meski demikian, Ajbar mengingatkan bahwa Pancasila sebagai rumah bersama juga bisa menjadi rapuh jika nilai-nilainya tidak diimplementasikan secara adil. Ia menekankan pentingnya menghadirkan keadilan sosial sebagaimana termaktub dalam sila kelima Pancasila.

“Rumah bersama ini akan runtuh jika sila kelima tidak kita hadirkan untuk seluruh penghuni republik ini. Keadilan sosial harus dirasakan semua, tanpa kecuali,” tegasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *