Kisaran, – Uji kemampuan dalam mengelola kartu domino menjadi minat tersendiri bagi para peminat dan penggemar permainan kartu yang dulunya hanya di nikmati terbatas oleh sejumlah kalangan dan hanya sebagai pengisi waktu di kala senggang, kini telah menjadi Olah Raga dengan sejumlah event kegiatan telah di lakukan oleh PB PORDI dengan melibatkan sekurangnya ratusan bahkan ribuan pasang peserta yang kali ini berlangsung selama 2 hari di Kota Pahlawan Surabaya, (18/04/26)
Surabaya Open Turnamen yang diselenggarakan oleh PB PORDI dan Pengprov Pordi Jawa Timur, diramaikan sekurangnya 500 pasang peserta yang berdatangan dari berbagai wilayah di Indonesia termasuk peserta dari berbagai Kab/ Kota di Jawa Timur.
Pengda Pordi Kota Bandung, yang kerap menurunkan atletnya di setiap event Turnamen yang di gelar oleh PB PORDI untuk mengasah mental dan kemampuan bertanding pada Surabaya Event Turnamen Domino kali ini juga kembali menurunkan 3 pasang atlet.
Ketua Pengda Pordi Kota Bandung, Andi Rafiq, mengatakan bahwa kemampuan atlet hanya dapat teruji secara mental dan kemampuan bila dapat terus mengikuti Event maupun Kejuaraan dan tidak hanya bertanding di Kandang sendiri.
“Bagaimana dapat mengukur potensi atlet domino di Kota Bandung, bila hanya mengasah kemampuan bertanding di kandang saja,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa sekali pun atlet di Kota Bandung, belum dapat bersaing dengan atlet Domino lainnya pada sejumlah event dan kejuaraan Domino, bukanlah pengalaman yang buruk melainkan justru menambah pengalaman bertanding.
“Bukan juara yang menjadi tujuan melainkan bagaimana atlet Pengda Pordi Kota Bandung dapat menambah jam terbang dan dapat terus menunjukkan eksistensinya,” tambahnya.
Selain itu menurut Andi Rafiq, dari sisa 2 pasangan yang dapat lolos dari babak kualifikasi 1 terpaksa terkandas di babak 256 besar dengan kekalahan tipis sedang 1 tim lagi masih melaju hingga babak 64 Besar dan masih akan terus berupaya dengan maksimal menempati babak selanjutnya.
“Dari tiga atlet domino tersisa hanya dua yang dapat melaju melewati babak kualifikasi hingga babak 256 besar namun kandas dengan kekalahan tipis sedang 1 tim yang tersisa telah masuk 64 besar dan akan terus berupaya untuk mengungguli lawan lainnya,” tutupnya. (*)












