Berita  

Ryan Latief: Aset SKR 101 Bisa Bantu Indonesia dan Palestina Jadi Kota Suci Dunia Akhir Zaman

Penanggungjawab SKR 101, Ryan Latief. (Foto: RL)

Kisaran, – Safe Keeping Receipt (SKR) 101 atau surat titipan aset diyakini bisa menjadikan Indonesia dan Palestina sebagai kota suci dunia di akhir zaman. Penanggung jawab SKR 101, Ryan Latief secara terang-terangan memaparkan cara agar aset tersebut berfungsi maksimal.

Ryan menyebutkan, aset terkait SKR 101 terdiri dari berbagai jenis. Seperti emas 7,9 milyar metrik ton plus Uranium, mata uang ollar Amerika 6,1 triliun, kemudian Euro, 889,5 triliun serta artefak dan berlian yang tersimpan di Bank Dunia dan Union Swiss Bank.

“Jumlah yang begitu banyak. Itu semua aset yang bisa menjadikan Indonesia dan Palestina menjadi kota suci dunia,” kata Ryan Latief dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 10 Desember 2025.

Ia menjelaskan, SKR 101 adalah dokumen yang diterbitkan lembaga keuangan atau fasilitas penyimpanan untuk mengonfirmasi kepemilikan dan penyimpanan aset berharga. Aset tersebut tersimpan di Word Bank dan Union Bank Swiss (UBS) pemiliknya di sebut master key atau M1 tripel cS’

Baca Juga  Sebut Hina Adat Dan Budaya Toraja, Ryan Latief Tuntut Pandji Pragiwaksono Minta Maaf

Ryan menyatakan, bahwa dokumen itu memiliki fungsi penting dalam dunia keuangan, termasuk perlindungan aset, pembuktian kepemilikan, dan dapat digunakan sebagai agunan dalam perjanjian keuangan. SKR 101 juga bisa sebagai garantor penerbitan percetakan dan serial number kartal.

Ryan juga menjelaskan, SKR 101 salah satu amanah Nabi Muhammad SAW kepada Dinasty kerajaan Nusantara oleh owner M1 tripel “S”. “Saya pertegas bahwa aset dinasti Kerajaan Nusantara ini tidak ada hubungan dengan isu yang mengatakan adanya aset warisan harta warisan Bung Karno yang selalu jadi bahan untuk melakukan penipuan ke masyarakat,” terangnya.

“Owner itu cuma satu tetapi banyak yang mengaku-mengaku,” tambahnya.

Ryan menjelaskan, owner itu harus memiliki forensik material, forensik dokumen dan forensik DNA.

Baca Juga  BRI KC Pasar Minggu Salurkan Jumat Berkah ke Domyadhu Pejaten

SKR 101 berkomitmen untuk mengelola aset-aset strategis yang dapat berkontribusi terhadap pembangunan spiritual dan fisik kedua negara tersebut. “Kami percaya bahwa dengan pengelolaan yang tepat, aset-aset ini tidak hanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga mengangkat status Indonesia dan Palestina di mata dunia,” kata Ryan.

Dalam paparannya, Ryan menekankan bahwa aset yang dimaksud tidak terbatas pada nilai ekonomis belaka. Ia menekankan pentingnya aspek spiritual yang dapat membawa dampak positif bagi masyarakat. “Dengan mengembangkan pusat-pusat spiritual dan religius, kita dapat menarik wisatawan dari seluruh dunia, yang pada akhirnya dapat memperkuat perekonomian lokal,” tambahnya.

Ryan juga menekankan pentingnya kerjasama internasional dalam mewujudkan visi ini. Ia mengundang negara-negara sahabat dan organisasi internasional untuk bergabung dalam upaya ini. “Kerjasama global sangat penting untuk memastikan bahwa tujuan ini dapat dicapai dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi generasi mendatang,” ujarnya.

Baca Juga  Salim S. Mengga Dimakamkan di TMP Kalibata Hari Ini, Berikut Rangkaian Acaranya

Sebagai penutup, Ryan Latief berharap agar masyarakat Indonesia dan Palestina dapat bersatu dalam mewujudkan cita-cita ini. “Dengan persatuan dan kerja keras, saya yakin kita dapat menjadikan Indonesia dan Palestina sebagai pusat spiritual dunia yang damai dan harmonis,” tuturnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *